Desain Uang Koin Indonesia Dari Tahun 1951 Hingga Sekarang 2016

15.38
Satriamandala.info Uang Koin - Uang Pembayaran yang sah di indonesia adalah RUPIAH namun sebelum rupiah beredar indonesia memiliki mata uang dengan nama SEN, untuk artikel ini satriamandala akan membahas Desain Uang Koin Indonesia Dari Tahun 1951 Hingga Sekarang 2016, jadi kita kesampingkan dahulu untuk desain Uang dalam bentuk Kertas ya :)

Dari namanya saja ( KOIN ) dapat dipastikan bahwa uang pembayaran jenis ini memiliki bentuk bulat, dan terbuat dari bahan - bahan logam, kuningan, tembaga, atau nikel, jika kita kembali kemasa lalu mungkin untuk pembayaran menggunakan jenis uang KOIN bahan dasarnya adalah EMAS, namun saat itu penggunaanya adalah pertukaran, jadi nilainya tidak menentu, misalnya EMAS ditukar BERAS dan EMAS ditukar PAKAIAN dan lain sebagainya, jadi belum ada nilai tertentu.

Uang KOIN di indonesia yang resmi diedarkan oleh pemerintah indonesia dimulai dari tahun 1951 dengan nominal 5 SEN dan berlanjut ke tahun 1952 mengedarkan pecahan 1 SEN .

UANG KOIN 1 SEN TAHUN 1952
Uang koin 1 sen yang dicetak dan diedarkan pada tahun 1952 ini berbentuk bulat dan ditengah - tengah koin tersebut berlubang, dikedua sisi koin tersebut memiliki tulisan dan gambar yang berbeda, sisi satu bertuliskan INDONESIA 1952 dan bergambar Bunga Serta nominal 1 SEN sedangkan sisi sebaliknya bertulisan huruf arab yang berlafalkan INDONESIA.
Bahan yang digunakan untuk mencetak uang KOIN ini adalah aluminium.
UANG KOIN 1 SEN TAHUN 1952
UANG KOIN 1 SEN TAHUN 1952

UANG KOIN 5 SEN TAHUN 1951 dan 1954
Uang koin dengan nominal 5 SEN ini memiliki ciri khas yang mirip dengan nominal 1 SEN yakni berlubang ditengah - tengahnya, Uang Koin ini memiliki Tahun edaran 1951 dan 1954
UANG KOIN 1 SEN TAHUN 1951 dan 1954
UANG KOIN 1 SEN TAHUN 1951 dan 1954
UANG KOIN 10 SEN TAHUN 1951, 1954 dan 1957
Uang koin pecahan 10 SEN yang dicetak pada tahun 1951, 1954 dan 1957 ini sudah mulai berbeda desain dan bentuknya, tetap bulat namun tidak berlubang, dan sisi pertama bergambar burung garuda dengan tulisan huruf arab Indonesia, dan sisi sebaliknya adalah Indonesia 10 SEN dan tahun edarannya, namun  pada tahun 1954 dan 1957 tulisan arab diganti dengan tulisan INDONESIA.
UANG KOIN 10 SEN TAHUN 1951, 1954 dan 1957
UANG KOIN 10 SEN TAHUN 1951, 1954 dan 1957
UANG KOIN 25 SEN TAHUN 1952, 1955 dan 1957
Desain KOIN yang bernominal 25 SEN ini memiliki desain yang sama dengan nilai 10 SEN diatas, dan tahun edaran untuk koin nominal 25 SEN ini adalah tahun 1952, 1955 dan 1957

1952, 1955 dan 1957
UANG KOIN 25 SEN TAHUN 1952, 1955 dan 1957
UANG KOIN 50 SEN TAHUN 1952, 1955 dan 1957
a. Pecahan 50 sen seri Diponegoro
UANG KOIN 50 SEN TAHUN 1952, 1955 dan 1957

b. Pecahan 50 sen aluminium



UANG KOIN 1 RUPIAH TAHUN 1970



UANG KOIN 2 RUPIAH TAHUN 1970



UANG KOIN 5 RUPIAH TAHUN 1970 - 1996
a. Pecahan 5 rupiah burung


b. Pecahan 5 rupiah keluarga berencana




UANG KOIN 10 RUPIAH TAHUN 1971 - 1979
a. Pecahan 10 rupiah nikel


b. Pecahan 10 rupiah kuningan


c. Pecahan 10 rupiah aluminium


UANG KOIN 25 RUPIAH TAHUN 1971 - 1996
a. Pecahan 25 rupiah nickel


b. Pecahan 25 rupiah alumunium


UANG KOIN 50 RUPIAH TAHUN 1971 - 2002
a. Pecahan 50 rupiah nickel


b. Pecahan 50 rupiah kuningan


c. Pecahan 50 rupiah alumunium



UANG KOIN 100 RUPIAH TAHUN dari 1973 - 2016
a. Pecahan 100 rupuah nickel (tebal) 1973


b. Pecahan 100 rupiah nickel (tipis)


c. Pecahan 100 rupiah kuningan


d. Pecahan 100 rupiah aluminium




UANG KOIN 200 RUPIAH TAHUN dari 2003 - 2016





UANG KOIN 200 RUPIAH TAHUN dari 1991 - 2016

a. Pecahan 500 rupiah kuningan



b. Pecahan 500 rupiah alumunium




UANG KOIN 1000 RUPIAH TAHUN dari 1991 - 2016
a. Pecahan 1.000 rupiah Luar (tembaga-nikel) dan bagian tengah (kuningan)



b. Pecahan 1.000 rupiah terbaru Nickel Plated Steel



Demikian Desain Uang Koin Indonesia Dari waktu kewaktu, dari nominal 1 SEN hingga 1000 Rupiah, Di indonesia sebenarnya memiliki banyak jenis uang koin, dari kerajaan majapahit, hingga sekarang, dan bahan - bahan yang digunakanpun bermacam - macam, ada yang menggunakan perak bahkan Emas dengan nominal bervariasi, namun uang tersebut diproduksi secara terbatas dan digunakan untuk orang - orang tertentu, bukan sebagai pembayaran umum ( sah ). ( SMDC ).

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »